Mengenal Tipu Daya Iblis (Genderang Perang Iblis Terhadap Manusia)
Iblis telah bersumpah dan mengangkat bendera perang terhadap bani adam (manusia) hingga hari kiamat kelak, sebagaimana Allah berfiman :
قال رب بما أغويتنى لأزينن لهم فى الأرض ولأغوينهم أجمعين
"Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semua" (Q.S al-Hijr 39)
Salah satu serangan iblis adalah menjadikan perbuatan maksiat dianggap perbuatan baik, dan manusia termakan serangan tersebut. Apa yang kita sangka baik belum tentu itu baik, walupun itu ada manfaatnya. Oleh karena itu kita harus memiliki filter untuk menelaah mana yang baik dan mana yang buruk.
Dan secara pasti Allah menurunkan islam untuk menghadirkan solusi tuntas dalam mengatasi berbagai permasalahan manusia baik secara menyeluruh, prinsip, praktis dan bagian-bagiannya. Dan semua perasalahan manusia diberikan solusi berdasarkan islam yakni berupa aturan dan hukum syariah islam. Paling tidak ada dua hal pokok yang dapat dijadikan pegangan:
1. aqidah islam wajib difungsikan dalam kehidupan.
فلا و ربك لا يؤمنون حتى يحكمك فيما شجر بينهم ثم لا يجدوا في أنفسهم حرجا مما قضيت و يسلموا تسليما
"Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakilatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (muhammad) hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka suatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya". (qs an nisa 65)
2. Sumber-sumber hukum islam (mashadir al-hukm) yang kita sepakati adalah alquran, al-sunnah, dan yang ditunjukkan oleh keduanya yakni ijma’ sahabat dan qiyas syar’iyyah.
Dari dua hal diatas lah kita menyelesaikan problematika hidup kita dan manusia.
Mengapa islam bisa jadi solusi? selain sudah dijelaskan dalam alquran, bahwasanya aktivitas manusia itu menyangkut 2 hal yakni perbuatan dan benda, kadang ada perbuatan berdiri sendiri namun kadang juga perbuatan manusia memerlukan benda.
Sebagai seorang manusia diberikan akal yang terbatas, sehingga tidak dapat mengetahui mana perbuatan yang baik dan yang buruk karena keterbatasan akalnya. Dan yang menciptakan manusia yaitu Allah swt yang menunjuki perbuatan baik buruk melalui nabi dan rasulNya dengan membawa risalah, dan risalah sudah ditutup oleh Nabi Muhammad Saw yaitu risalah islam.
Sehingga Islam mengajarkan kepada kita untuk menjadikan hukum Allah (syariat islam) sebagai standar perbuatan. Mau berbuat apapun ada hukumNya. oleh karena itu ulama membuat kaidah :
الأصل في الأفعال التقيد بحكم الله
"hukum asal perbuatan manusia adalah terikat dengan hukum allah"
Maka dari itu setiap muslim wajib mengetahui pandangan islam atas suatu perbuatan sebelum ia melakukan (العلم قبل العمل) apakah wajib, sunnah, mubah, makruh atau haram dan berbuat sesuai dengan Islam.
Sedangkan kaidah hukum asal benda adalah
الأصل في الأشياء الإباحة مالم يرد دليل التحريم
"Hukum asal benda adalah mubah selama tidak ada dalil yang mengharamkannya"
Perbuatan adalah aktivitas tubuh, sedangkan benda adalah materi yang digunakan untuk melaksanakan perbuatan. Dan terakhir islam menjelaskan hanya kepada Allah kita bertawakal dan memohon.
و من يطع الله و رسوله و يخش الله و يتقه فأو لئك هم الفآئزون
(qs. an.nur 52)
"Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasulNya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepadaNya, maka mereka asalah orang orang yang mendapat kemenangan "
Sumber :
Irfan Abu Naveed - Menyingkap Jin dan Buku Hitam Putih Indonesia


Komentar
Posting Komentar