Pembebasan Baitul Maqdis dan Aksi Bela Tauhid 212
Amr bin Ash Radiyallahuanhu
bersama tentaranya merupakan pasukan ekspedisi militer umat islam. Setelah
menaklukkan Damaskus mereka melanjutkan ekpedisi ke wilayah Palestina. Dengan menguasai
Palestina, maka tujuan selanjutnya adalah Baitul Maqdis. Baitul Maqdis
merupakan tempat istimewa kaum muslimin dikarenakan sebagai kiblat pertama umat
muslim dan masjid ketiga dunia serta tempat isra’nya Rasulullah saw.
Di saat pengepungan Baitul Maqdis,
Pasukan romawi kala itu dipimpin oleh Aretion. Aretion menggunaan manjaniq
(ketapel besar) untuk menghadang dan memukul mundur pengepungan tentara islam. Akhirnya
Amr bin Ash menulis surat kepada Umar bin Khattab untuk meminta bala bantuan.
Umar mengarahkan Abu Ubaidah bin Jarrah untuk membantu Amr bin Ash. Dan
akhirnya dapat memperkuat tentara kaum muslimin sehingga mereka berhasil
menghancurkan pasukan romawi.
Setelah beberapa tahun Baitul Maqdis
dibawah kekuasaan kaum muslimin, pada perang Salib I, Baitul Maqdis jatuh ke
tangan pasukan salib. Namun kaum muslimin tidak pernah lupa bahwa Baitul Maqdis
merupakan bagian dari agama mereka yakni tanah yang ditaklukkan pada masa
sebelumnya sehingga menjadi tanah kaum muslimin selamanya. Di saat dunia internasional
mengecam saja namun pasukan umat islam akan selalu melakukan pembelaan terhadap
Baitul Maqdis. Dan hal ini dilakukan
hingga terus bergema ke seluruh penjuru dunia.
Begitu juga halnya dengan
pembelaan terhadap agama islam. Di saat ada yang menistakan ayat Alquran, umat
islam tampil membela. Begitu juga dengan bendera tauhid kaum muslimin yang
bertuliskan lafadz Laailaha Illallah Muhammadurrasulullah. Bendera tauhid
dengan kalimat tauhid tersebut inilah seseorang akan menjadi islam dan hidup mati
untuknya. Dengan kalimat ini pula umat islam disatukan. Di saat bendera ini
dilecehkan umat islam kembali muncul untuk melakukan aksi pembelaan
terhadapnya.
Bendera Tauhid adalah entitas
milik umat islam. Oleh karena itu apabila ada orang yang berupaya merebut
bendera tauhid ini dari dalam benak umat islam, niscaya umat islam akan
berupaya kembali untuk merebutnya. Kesatuan umat islam di Indonesia sudah
ditunjukkan oleh Allah dalam aksi 212, yakni aksi 7 juta umat. Mereka membela
agama islam dikarenakan agama mereka dilecehkan. Dan InsyaAllah umat islam akan
melakukan aksi kembali dalam rangka membela bendera tauhid dengan bentuk aksi
212 pada tahun ini. Sebagaimana umat islam mampu merebut kembali Baitul Maqdis
dari siapapun yang merebutnya. Termasuk umat islam akan merebut kembali entitas
bendera tauhidnya yang hampir dilupakan.
Jangan pernah menganggap umat
islam diam terhadap berbagai kemunkaran. Aksi pembelaan umat islam terhadap
agamanya akan selalu terus-menerus dilakukan sejak dulu hingga sekarang. Sejak
zaman rasulullah, merebut kembali makkah sebagai tanah kelahiran untuk
didakwahkan dengan islam, Baitul Maqdis sebagai tempat ibadah, dan Bendera Tauhid
sebagai pemersatu kaum muslimin seluruh dunia. Ayo kita ikut dan dukunglah aksi
bela tauhid 212 2018 ini di Jakarta. AllahuAkbar.
#BelaTauhid212
#212BersatuDibawahTauhid
#AksiBelaTauhid212


Komentar
Posting Komentar