Pentingnya Bendera bagi Islam dari Dahulu dan Sekarang
Di dalam islam, bendera telah
menduduki posisi yang sangat tinggi. Dahulu, bendera ini selalu dipasang oleh tangan
yang suci dan mulia, tangan Rasulullah saw di atas sebilah tombak dalam setiap
peperangan dan ekspedisi militer.
Begitu mulianya kedudukan bendera
ini, Nabi saw pernah menyerahkan bendera ini kepada beberapa sahabat yang
sangat pemberani seperti Ja’far at-Thiyaar, ‘Ali bin Abi Thalib, Mush’ab bin ‘Umair.
Para sahabat ini senantiasa mempertahankan bendera dan panji-panji ini dengan
penjagaan yang sangat sempurna. Mereka menjaga benderanya dengan sepenuh jiwa
dan hati.
Di Masa Nabi Muhammad saw, panji
dan bendera memiliki kedudukan yang sangat mulia, sebab didalam nya bertuliskan
kalimat tauhid, ‘La Ilaha illa al-Allah Muhammad Ar-Rasulullah’. Selain itu,
kelak di hari kiamat, panji ini akan dibawa oleh Rasulullah saw dan orang-orang
yang beriman kepada beliau akan mencari panji tersebut untuk mendatanginya.
Meskipun bendera-bendera ini
hanyalah secarik kain yang akan berkibar bila tertiup angin, akan tetapi di
hati musuh-musuhnya laksana sambaran tombak dan panah yang akan menusuk dan
menikam mereka. Sedangkan kecintaan pembawa bendera terhadap benderanya tidak
perlu diragukan lagi. Apalagi jika hari ini pembelaan terhadap bendera tauhid
tentu ditunjukkan oleh orang-orang yang cinta kepadanya.
Al-Jahidh telah menerangkan
sejauh mana pengaruh panji dan bendera di dalam jiwa seseorang. “Kami menemukan
bahwa pembesar-pembesar seluruh agama dan kepercayaan selalu membawa
panji-panji dan bendera-bendera dalam setiap peperangan. Padahal semua panji
dan bendera itu hanyalah secarik kain yang berwarna hitam, merah, kuning dan
putih. Mereka juga menggunakan panji sebagai tanda untuk membuat kesepakatan. Bendera-bendera
juga digunakan sebagai tempat kembali, bagi tentara yang lari kucar-kacir. Sungguh,
mereka telah mengetahui bahwa panji dan bendera itu meskipun hanya secarik kain
yang dipasang di atas lembing, akan tetapi ia sangat menggentarkan hati,
memiriskan dada, dan begitu agung dalam pandangan mata.”
Benarlah kata al-jahidh. Bahkan,
perkara semacam ini telah menjadi kesepakatan orang-orang berakal sebelum dan
sesudah masa islam. Perkara ini juga telah disepakati oleh seluruh agama,
kepercayaan dan negara-negara di masa lalu dan masa sekarang. Lantas bagaimana
dengan orang-orang yang dengan mudahnya mengucapkan tidak perlu ada bendera,
cukup di hati saja kalimat tauhid. Padahal kalimat tauhid tidak hanya cukup di
dalam hati namun juga perlu ditunjukkan sebagai syiar agama islam dengan
wasilah berbentuk bendera tauhid.
Hal ini dikarenakan tatkala islam
datang, Islam telah menetapkan bendera dan menambahinya dengan kemuliaan. Para sahabat
yang pemberani rela terbunuh untuk memelihara dan mempertahankan eksistensi
bendera itu hingga akhir masa. Semua ini dilakukan karena penghormatan dan
pengagungan mereka terhadap panji dan bendera islam. Bahkan mereka rela
berkorban untuk menjaga bendera itu. Sebab, bendera adalah simbol kebenaran,
simbol jihad, dan simbol tauhid. Bendera juga merupakan simbol kemuliaan dan
keagungan.
Tatkala simbol tersebut
dilecehkan, di saat umat islam dalam kondisi terpuruk dan terpecah belah,
simbol ini menjadi simbol pemersatu umat islam dan sebagai eksistensi
kebangkitan umat. Menjadikan umat islam bangkit dengan memahami bahwa persatuan
dibawah bendera tauhid lebih utama daripada bendera golongan. Banyak orang yang
mencoba mencabut bendera ini didalam benak kaum muslimin dengan menyatakan
bahwa itu adalah bendera milik kelompok tertentu. Namun sekali lagi umat islam
telah memahami dan mengenal entitas milik mereka yaitu bendera tauhid. Jadi umat
islam akan mengembalikan bendera tauhid kepada pemiliknya lagi yaitu umat islam
selagi ada orang-orang yang mau mengambilkannya dan memisahkan dari umat islam.
Aksi bela tauhid 212, adalah
salah satu bentuk pembelaan terhadap bendera tahuid. Aksi ini lah yang akan
menyatukan umat islam baik secara lokal maupun secara internasional. Dikarenakan
di berbagai negeri islam lainnya, mereka semua memahami arti dan dampak
berkibarnya bendera tauhid di tengah-tengah mereka. Karena dengan itulah mereka
akan dipersatukan. Wallahu’alam.
#BelaTauhid212
#212BersatuDibawahTauhid
#AksiBelaTauhid212


Komentar
Posting Komentar